Buku ini berisi kumpulan cerpen dan puisi karya Tommy Sihotang yang ditulis secara spontan di waktu-waktu tidak lazim. Isinya mencakup tema romantisme, patriotisme, religi, dan humanisme, dengan harapan bisa menyentuh hati dan membangkitkan kesadaran pembaca.
Buku ini berisi kumpulan tulisan asli karya W.S. Rendra yang pernah dimuat di berbagai media antara tahun 1959 hingga 1989. Tulisan-tulisan ini sebelumnya belum dibukukan dan ditemukan oleh Dwi Klik Santosa saat meneliti Rendra. Buku ini melengkapi pemahaman tentang pemikiran dan ekspresi Rendra, terutama pada masa awal kiprahnya.
Buku ini berisi kumpulan sajak dan esai Bung Hamid yang merefleksikan perjalanan dan kondisi bangsa Indonesia dengan sederhana namun penuh makna. Melalui puisi dan renungannya, Bung Hamid menyuarakan keprihatinan terhadap masalah seperti korupsi dan mengajak pembaca untuk lebih mencintai serta menjaga tanah air yang telah diperjuangkan dengan susah payah.
Buku ini membahas tujuan dan makna penulisan biografi, termasuk bagaimana tokoh sejarah dipahami dalam konteks sosial-historisnya serta potensi manipulasi dalam penggambaran tokoh. Selain itu, buku ini juga menyajikan perbandingan berbagai tokoh sejarah, baik dari Indonesia maupun dunia, untuk memperluas pemahaman dan mendorong refleksi kritis terhadap peran individu dalam sejarah.
Buku ini berisi kumpulan 21 tulisan Jakob Oetama yang diterbitkan di majalah Intisari antara tahun 1963-1965, menampilkan wawancara dan potret berbagai tokoh penting Indonesia dari bidang budaya, sastra, dan sejarah. Tulisan-tulisan ini memperlihatkan keragaman minat Jakob dan kemampuannya menghidupkan karakter tokoh sekaligus merefleksikan situasi sosial dan budaya Indonesia pada masa itu.
Buku ini membahas kritik sosial dan politik Indonesia melalui gaya satire yang tajam dan orisinal, menggambarkan situasi sosial-politik yang tetap relevan dari masa Orde Baru hingga pasca-Soeharto. Karya ini juga memperkaya ragam bahasa Indonesia dan menampilkan perubahan konteks politik lewat tambahan naskah setelah 1998, sehingga termasuk dalam sastra politik Indonesia
Buku ini membahas karya-karya Pramoedya Ananta Toer sebagai cermin sejarah dan karakter bangsa Indonesia. Melalui tulisannya, Pramoedya mengajak pembaca memahami Indonesia dengan jujur, menggali sisi kemanusiaan dan realitas sosial sebagai bahan utama dalam membangun identitas dan masa depan bangsa.
Buku ini adalah kumpulan puisi Donald Justice yang menampilkan kedalaman dan kejujuran dalam mengolah memori dan pengalaman hidup. Puisinya menggabungkan keindahan bahasa dengan makna yang kuat, menggugah perasaan dan refleksi pembaca tentang hal-hal sulit dan menyentuh dalam kehidupan. Karya Justice dihargai sebagai warisan sastra yang penuh keaslian dan keadilan, menjadikannya salah satu peny…
Buku ini membahas kembalinya Rendra tampil di publik pada 1985 setelah 7 tahun dilarang, serta dampaknya terhadap Bengkel Teater yang sempat terpecah dan kehilangan fasilitas. Teks ini juga menyoroti minimnya infrastruktur teater di Indonesia, dibandingkan dengan dunia musik yang lebih mapan dan memiliki ekosistem yang lengkap.