Buku ini merupakan buku teks klasik tentang hukum konstitusi/tata negara yang ditulis oleh Paul G. Kauper. Buku ini berisi kumpulan kasus-kasus penting dalam hukum tata negara Amerika Serikat, beserta materi-materi pendukung lainnya.
Buku ini berisi kumpulan ketetapan-ketetapan yang dikeluarkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1978. Selain itu, buku ini juga menyertakan ketetapan-ketetapan MPR yang terkait, seperti Ketetapan MPR Nomor II/MPR/1973, V/MPR/1973, dan VII/MPR/1973, serta Undang-Undang Dasar 1945.
Buku ini berisi ketetapan-ketetapan yang dihasilkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) pada tahun 1988. Salah satu dokumen penting dalam buku ini adalah Pidato Pertanggungjawaban Presiden/Mandataris MPR RI yang disampaikan pada tanggal 1 Maret 1988. Selain itu, terdapat pula pengumuman dan penjelasan mengenai pembentukan Kabinet Pembangunan V. Buku ini mencerminkan …
Buku ini merupakan catatan awal tahun dari PSHK (Pusat Studi Hukum dan Kebijakan) mengenai kinerja legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada tahun 2008. Buku ini berisi analisis dan evaluasi terhadap kinerja DPR dalam menghasilkan undang-undang selama periode tersebut.
Buku ini berisi ketetapan-ketetapan yang dihasilkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia dalam Sidang Istimewa tahun 1998. Sidang Istimewa ini diadakan pada masa transisi setelah jatuhnya Orde Baru dan memiliki agenda yang sangat penting pada saat itu. Beberapa keputusan penting yang dihasilkan dalam sidang ini antara lain adalah pencabutan Tap MPRS No. XXXIII/MPRS/1967 tentan…
Buku ini membahas tentang upaya kudeta 1965 di Indonesia, yang masih meninggalkan banyak ketidakjelasan. Penulis menyoroti kurangnya penelitian yang cermat tentang peristiwa tersebut meskipun ada banyak dokumen yang dipublikasikan. Buku ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih baik tentang peristiwa itu, mengingat banyaknya kesalahan interpretasi yang ada dalam berbagai laporan sebelumnya.
Buku ini membahas peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Timor Timur, termasuk perang saudara 1975, pengunduran diri Portugal, proklamasi Republik Demokratik Timor Timur oleh FRETILIN, integrasi dengan Indonesia, dan intervensi militer Indonesia pada Desember 1975.
Buku ini membahas secara mendalam peristiwa politik yang terjadi pada tanggal 15 Januari 1974, yang dikenal dengan insiden "Marari." Buku ini menguraikan latar belakang, fakta-fakta terkait, dan konteks politik yang mengelilingi peristiwa tersebut, serta dampaknya terhadap lanskap politik Indonesia saat itu.
Buku ini membahas upaya penyelesaian masalah Timor Timur melalui dialog yang difasilitasi oleh PBB, dengan fokus pada peran Parlemen Australia.
Buku ini mengkritik "neo-colonialism Indonesia-Jawa" di Sumatra, yang menurut penulis, merusak dan menindas. Luth Ari Linge mengekspos praktik-praktik tersembunyi oleh pemerintahan Indonesia-Jawa dan mengungkapkan keyakinannya bahwa kemerdekaan bagi Sumatra akan segera tercapai, meskipun menghadapi penindasan.