Buku ini mengkritik "neo-colonialism Indonesia-Jawa" di Sumatra, yang menurut penulis, merusak dan menindas. Luth Ari Linge mengekspos praktik-praktik tersembunyi oleh pemerintahan Indonesia-Jawa dan mengungkapkan keyakinannya bahwa kemerdekaan bagi Sumatra akan segera tercapai, meskipun menghadapi penindasan.