Buku ini membahas perkembangan hukum Majapahit, termasuk pengaruh hukum dari berbagai prasasti dan konsep ketatanegaraan Nusantara. Selain itu, dibahas juga perumusan negara, sistem pemerintahan, serta pertumbuhan hukum ketatanegaraan dari era Sriwijaya hingga Majapahit.
Buku ini membahas perkembangan Majapahit dari masa kejayaannya (1309–1389), kemunduran (1389–1478), hingga keruntuhannya (1478–1525), berdasarkan berbagai prasasti. Bagian ini juga menyajikan kesimpulan tentang sejarah dan konsep negara Majapahit.
Buku ini membahas pengantar dan tinjauan sejarah tentang negara Majapahit, termasuk penelitian, makna, serta posisi Majapahit dalam sejarah Indonesia, dengan merujuk pada berbagai prasasti dari periode awal berdirinya (1293–1309).
Buku ini membahas perlunya pembaruan hukum internasional agar lebih relevan dengan dunia modern, terutama dalam penerapan hukum pada individu dan pentingnya kerja sama antarnegara dalam sistem global.
Buku ini membahas pembaruan hukum di Indonesia, termasuk unifikasi hukum, hukum perdata, hukum kontrak, agraria, perkawinan, dan hukum antargolongan, sebagai upaya menggantikan warisan hukum kolonial.
Buku ini membahas Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), memberikan komentar dan analisis tentang penerapannya dalam tiga tahun pertama setelah PBB berdiri. Ditujukan untuk masyarakat umum, mahasiswa hukum internasional, serta pejabat yang berurusan dengan PBB, buku ini menjelaskan prinsip-prinsip dasar hukum internasional dan mengevaluasi keberhasilan serta kegagalan awal PBB dalam menjaga p…
Buku ini membahas upaya atau gagasan untuk kembali menggunakan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar hukum negara Indonesia setelah mengalami perubahan.
Buku ini memuat Dekrit Presiden 1959, UUD 1945, dan Piagam Jakarta dalam perkembangan konstitusi Indonesia.
Buku ini merupakan teks pidato yang dibacakan dalam Sidang Senat Terbuka Universitas Indonesia pada 13 Desember 1997. Pidato ini disampaikan dalam rangka penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa dalam Ilmu Politik kepada seseorang di Universitas Indonesia.
Buku tipis ini berisi renungan yang bertujuan untuk mengajak kita berdialog dengan hati nurani agar dalam membangun bangsa dan negara selalu dalam panduan dan ridlo Tuhan Yang Maha Esa, dilengkapi dengan analisis hiruk-pikuk masalah komunisme yang sempat membingungkan rakyat, karena ngototnya seseorang ingin menghidupkan kembali Komunisme di Indonesia,