Buku ini membahas Petisi Limapuluh (1980), yaitu pernyataan keprihatinan dari 50 tokoh Indonesia terhadap penyimpangan Orde Baru dari cita-cita awalnya. Petisi ini menyoroti pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen serta menjadi bagian dari perjuangan rakyat dalam menegakkan kedaulatan dan keadilan sosial di Indonesia.
Buku ini membahas peran Demokrasi Pancasila dalam mendukung pembangunan nasional. Buku ini juga disusun oleh Yayasan Wira Gama dan berisi kajian serta solusi atas berbagai masalah kenegaraan dan kemasyarakatan yang dianggap krusial dalam pengisian kemerdekaan Indonesia.
Buku ini membahas pengaruh demokrasi terhadap masyarakat, politik, dan budaya di Amerika Serikat.
Buku ini membahas dampak globalisasi terhadap demokrasi dan agama di Asia. Buku ini juuga mengeksplorasi bagaimana globalisasi mempengaruhi politik, ekonomi, dan budaya, serta bagaimana masyarakat merespons melalui pembaruan dan rekonstruksi dalam berbagai aspek kehidupan.
Buku ini berisi pidato yang disampaikan penulis dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara pada 17 Desember, dalam rangka pengukuhan jabatan Guru Besar Tetap Filsafat Sosial.
Buku ini membahas gerakan mahasiswa sebagai gerakan moral yang spontan, independen, dan non-struktural. Mahasiswa berperan sebagai pelopor perubahan dan kekuatan resistensi dalam krisis, meski tidak selalu mengubah kekuasaan. Buku ini juga merefleksikan potensi gerakan mahasiswa dalam menghadapi tantangan politik nasional.
Buku ini membahas gerakan mahasiswa sebagai gerakan moral yang spontan, independen, dan non-struktural. Mahasiswa berperan sebagai pelopor perubahan dan kekuatan resistensi dalam krisis, meski tidak selalu mengubah kekuasaan. Buku ini juga merefleksikan potensi gerakan mahasiswa dalam menghadapi tantangan politik nasional.
Buku ini adalah kompilasi surat-surat rahasia Compton dari tahun 1950-an yang menggambarkan optimisme terhadap perkembangan demokrasi di Indonesia, serta berbagai konflik internal dalam membangun pemerintahan negara baru.