Buku ini membahas ancaman terhadap kebebasan pers melalui berbagai RUU, termasuk RUU Pers, yang menunjukkan bahwa pemerintah belum sepenuhnya mendukung kebebasan media. Fokus utamanya adalah kritik terhadap upaya regulasi yang berpotensi membatasi ruang publik dan kebebasan berekspresi demi kepentingan kekuasaan.
Buku ini membahas dunia pers melalui kumpulan editorial terbaik The Jakarta Post selama 25 tahun terakhir. Isinya mencerminkan pandangan redaksi terhadap isu-isu penting nasional dan internasional, serta menunjukkan peran pers dalam mendukung demokrasi, kebebasan berpendapat, dan kemajuan bangsa.
Buku ini berisi kumpulan catatan, tulisan, dan makalah yang sebelumnya telah dipublikasikan di berbagai media cetak, online, serta dibahas dalam seminar dan lokakarya, baik pada masa Orde Baru maupun Reformasi.
Buku ini membahas pentingnya keberadaan hukum dalam mengatur kebebasan pers agar tidak menjadi tirani. Penulis menekankan bahwa kebebasan pers harus tetap bertanggung jawab kepada masyarakat, baik secara hukum maupun moral. Buku ini diharapkan memberi wawasan baru tentang batas dan tanggung jawab dalam kebebasan pers.
Buku ini membahas perkembangan pers di Indonesia dari masa penjajahan hingga menjelang kemerdekaan. Disusun berdasarkan hasil penelitian tahun 1976–1978, buku ini mencakup sejarah pers Belanda, Melayu Tionghoa, dan Indonesia, perkembangan pers daerah, serta perjuangan kebebasan pers melalui studi kasus dan dokumen pembredelan.
Buku ini membahas pembredelan tiga media massa setahun sebelumnya sebagai bentuk pelanggaran terhadap kebebasan pers. Diterbitkan untuk mengenang peristiwa tersebut, buku ini menggugah refleksi atas makna kemerdekaan dan pentingnya menjunjung prinsip-prinsip demokrasi serta kebebasan berekspresi di Indonesia.
Buku ini membahas sejarah perjuangan pers nasional Indonesia, menekankan peran pers dalam mendukung kemerdekaan, mempertahankan Pancasila, dan melawan ancaman komunisme, serta mengabadikan peran pers dalam pembangunan bangsa.
Buku ini membahas Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dari aspek hukum, dengan menelusuri sejarah perkembangan kemerdekaan pers di Indonesia sejak kemerdekaan hingga era reformasi. Penulis, Wina Armada Sukardi, menunjukkan benang merah politik hukum pers di setiap periode dan menjelaskan posisi kemerdekaan pers dalam perkembangan negara hukum.
Buku ini merupakan kumpulan karangan dan ceramah penulis yang membahas berbagai aspek hukum terkait media massa. Meskipun tidak bersifat ilmiah secara menyeluruh, buku ini dimaksudkan sebagai sumbangan pemikiran parsial untuk mengisi kekosongan kajian hukum di bidang media, serta mendorong minat terhadap hubungan antara media dan hukum.
Buku ini membahas persoalan pers dari berbagai sudut pandang hukum, seperti hukum tata negara, hukum pidana, hukum perdata, dan hukum perburuhan, termasuk isu seperti kebebasan pers, tanggung jawab pidana, dan hak ingkar wartawan. Buku ini dimaksudkan sebagai sumbangan parsial yang diharapkan mendorong perhatian lebih lanjut dari kalangan sarjana hukum.