Buku ini membahas tuduhan terhadap Hariman Siregar setelah Oktober 1973, yang dianggap merongrong kebijakan dan otoritas negara serta memicu ketegangan sosial dan ekonomi. Kemungkinan besar, buku ini mengangkat peristiwa sejarah, aktivisme politik, atau kritik terhadap pemerintahan pada masa itu.
Buku ini membahas berbagai aspek sejarah Indonesia, terutama terkait dengan politik, peran militer, gerakan sosial, dan dinamika masyarakat. Artikel-artikel di dalamnya mencakup topik seperti mitos dan realitas Sukarno, hubungan Cina-Jawa, pemberontakan Madiun 1948, serta peran pemuda dan militer dalam sejarah politik Indonesia.
Buku ini membahas strategi militer dan politik Indonesia dalam menguasai Timor Timur sejak 1975, kebangkitan kembali Fretilin, serta mengungkap dokumen rahasia militer Indonesia. Ditulis oleh Carmel Budiardjo dan Liem Soei Liong, buku ini mengekspos keterlibatan negara-negara Barat dalam konflik tersebut.
Buku ini adalah catatan pengalaman Howard Jones, Duta Besar AS untuk Indonesia (1958–1965), yang menggambarkan dinamika politik Indonesia pada era Sukarno. Buku ini mengulas perjuangan Indonesia mencapai stabilitas, konflik internal, pengaruh kekuatan asing, serta hubungan Jones dengan Sukarno.
buku ini, memuat tulisan dan hasil penelitian, para intelektual dan peneliti muda yang berhimpun dalam Perkumpullan Masyarakat Jakarta Peduli Papua. bukan hanya sekumpulan "karangan ilmiah", melainkan isi dari buku ini telah, sedang, dan akan menjadi material pokok bagi lembaga ini dalam aktivitas advokasi yang dilakukan.
buku ini membahas mengenai kebijakan etis, tuntutan ekonomi uang, pendidikan modern, perluasan pertanain dan perikanan, lebak yang lain, nasionalisme.
Buku ini membahas sejarah Jakarta melalui situs-situs bersejarah, bangunan, dan monumen yang mengalami perubahan atau pelestarian sejak pertama kali diterbitkan.
Buku ini membahas sejarah hubungan kolonial Indonesia-Belanda, pengalaman orang Indonesia di Belanda, serta peran mereka dalam pergerakan nasionalisme dan kemerdekaan Indonesia.