Buku ini membahas tragedi 1965 di Indonesia, khususnya pembantaian massal terhadap orang-orang yang dituduh komunis setelah percobaan kudeta 1 Oktober. Buku ini juga mengkritik keterlibatan atau pembiaran negara-negara Barat seperti Amerika dan Inggris dalam tragedi ini.
Buku ini membahas strategi militer dan politik Indonesia dalam menguasai Timor Timur sejak 1975, kebangkitan kembali Fretilin, serta mengungkap dokumen rahasia militer Indonesia. Ditulis oleh Carmel Budiardjo dan Liem Soei Liong, buku ini mengekspos keterlibatan negara-negara Barat dalam konflik tersebut.