Buku ini membahas sengketa hukum warga Kedung Ombo melawan pemerintah terkait penggusuran dan ganti rugi tanah akibat pembangunan waduk. Buku ini mengulas dua putusan Mahkamah Agung (MA) yang saling bertolak belakang—yang pertama memenangkan warga dan yang kedua membatalkannya. Disusun untuk mengkritisi kepastian hukum, keadilan, dan keberpihakan MA terhadap masyarakat kecil serta sebagai cat…
Buku ini menantang konsep pidana politik yang sangat lumrah ditemukan pada era Orde Baru. Buku ini berargumen bahwa pidana politik harus memerhatikan hak asasi manusia dan tidak membatasi hak-hak politik.
uku ini membahas sistem hukum dengan fokus pada masalah yang dihadapi oleh kelompok miskin.
Pidana politik mengajarkan dikembangkannya pikiran-pikiran yang berani, konstruktif, dan bertanggung jawab.