Jurnal ini membahas korupsi sebagai fenomena yang melampaui sektor pemerintahan, termasuk keterlibatan sektor swasta dan partai politik. Ditekankan bahwa sistem pasar, lemahnya pengawasan, dan struktur politik turut memperparah korupsi, terutama pasca reformasi 1998 dan dalam konteks negara-negara Asia.
Jurnal ini menyoroti bagaimana UU Tipikor mengakui ajaran melawan hukum materiil positif, namun dalam praktiknya pembuktiannya tetap sulit karena lemahnya pemahaman dan profesionalisme aparat penegak hukum. Contohnya tampak dalam kasus korupsi DPRD terkait APBD dan polemik judicial review terhadap PP No. 110 Tahun 2000.
Buku ini membahas eksistensi dan peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penegakan hukum di Indonesia. Isinya mengkaji tantangan dan upaya pelemahan terhadap KPK, serta menyoroti wewenang KPK berdasarkan Undang-Undang, termasuk kewenangan penyadapan dan pengambilan alih perkara. Artikel dalam buku ini juga menegaskan bahwa KPK adalah ikon reformasi dan strategi pemberantasan korupsi dila…
Buku ini membahas tentang korupsi, good governance, dan peran komisi anti korupsi di Indonesia, serta pentingnya gerakan nasional antikorupsi untuk mengatasi krisis integritas dan membangun kembali kepercayaan bangsa demi penyelenggaraan negara yang lebih bersih dan bermartabat.
Buku ini merupakan laporan tahunan KPK tahun 2005 yang berfokus pada upaya membangun kepercayaan publik dan mewujudkan kepastian hukum melalui pemberantasan korupsi, penegakan hukum yang tegas, serta transparansi dalam tata kelola pemerintahan.
Buku ini membahas secara ringkas dan lugas tentang bahaya sistemik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di Indonesia, yang telah merusak mental, kebijakan, dan keadilan sosial. Penulis menekankan urgensi pemberantasan KKN secara konkret dan tidak basa-basi demi mengembalikan kemandirian dan kesejahteraan bangsa.
Buku ini ditulis dengan bahasa ringan dan populer untuk memperkenalkan konsep korupsi, cara terjadinya, serta upaya pemberantasannya. Buku ini bertujuan menyebarkan pemahaman antikorupsi kepada masyarakat luas secara lebih mudah dan menarik, melengkapi referensi yang sudah ada dari berbagai pakar dan lembaga.
Buku ini membahas korupsi di Indonesia dari sisi ekonomi dan mentalitas, berdasarkan kumpulan esai Kwik Kian Gie di harian Kompas (1999–2006). Ia mengangkat konsep “pikiran yang terkorupsi” untuk menjelaskan bagaimana cara berpikir yang menyimpang turut melanggengkan praktik korupsi. Buku ini menyoroti dampak mendalam korupsi terhadap kebijakan dan moral bangsa.
Buku ini membahas korupsi sebagai fenomena sosial yang kompleks, bukan sekadar kejahatan individual. Syed Hussein Alatas menekankan pentingnya pendekatan kontekstual untuk memahami dan mengatasi korupsi, dengan menganalisis faktor-faktor yang mendorong atau menghambatnya. Buku ini merupakan kajian sosiologis yang tajam dan mendalam terhadap korupsi sebagai masalah sosial besar.
Buku ini membahas secara komprehensif tentang tindak pidana korupsi, mulai dari pengertian, jenis-jenis korupsi berdasarkan bentuknya (seperti suap, penggelapan, pemerasan, gratifikasi, dan benturan kepentingan), hingga pasal-pasal hukum yang mengaturnya. Buku ini juga membahas tindak pidana lain yang berkaitan dengan korupsi serta cara menganalisis kasus korupsi, dan mendorong pembaca untuk me…