Buku ini merupakan kumpulan tulisan dan perjalanan hidup Achmad Ali, seorang akademisi hukum ternama. Buku ini mencakup pula komentar tokoh hukum Indoenesia ternama yang memberikan tulisan didedikasikan untuk Achmad Ali, seperti oleh Laica Marzuki, Satjipto Rahardjo, Muladi, dkk.
Buku ini berisi catatan atau memoar dari A.M. Fatwa mengenai pengalamannya selama masa reformasi dan aktivitas legislatif di Indonesia, termasuk hingga Sidang Tahunan MPR tahun 2002.
Buku ini membahas pandangan Sjafruddin Prawiranegara tentang ekonomi Islam, yang menekankan bahwa inti perbedaannya bukan hanya soal riba atau bunga bank, melainkan pada aspek moral dan etika. Ia menyoroti pentingnya kejujuran dalam perdagangan dan mengkritisi praktik yang menipu, meski secara hukum diperbolehkan. Buku ini menjadi refleksi kritis terhadap praktik perbankan syariah masa kini.
Buku ini membahas kisah kehidupan Khadijah binti Khuwailid, istri pertama Nabi Muhammad saw., yang dikenal sebagai wanita mulia, cerdas, dan penuh ketabahan. Buku ini menyoroti peran penting Khadijah dalam mendukung dakwah Nabi, pengorbanannya secara total, serta kecintaannya yang tulus, yang menjadikannya wanita istimewa di sisi Rasulullah dan Allah.
Buku ini membahas kisah inspiratif tujuh tokoh pilihan Kick Andy yang menjalani hidup penuh pengabdian dan tantangan demi kepentingan orang lain. Mereka berasal dari berbagai latar belakang—dokter, penderita lupus, aktivis, hingga penyelamat naskah kuno—namun memiliki satu kesamaan: dedikasi tanpa pamrih untuk masyarakat. Buku ini menyuguhkan kisah nyata penuh harapan dan keteladanan moral.
Buku ini membahas berbagai persoalan kebangsaan Indonesia sejak era Orde Baru, seperti disintegrasi, korupsi, dan ketimpangan sosial. Melalui kritik dan gagasan yang bernalar, buku ini mengajak pembaca merajut kembali nilai-nilai keindonesiaan dengan semangat dialog, kejujuran, dan tanpa diskriminasi.
Buku Refleksi 80 Tahun Perjalanan Hidup Seorang Hamba Allah merupakan persembahan penuh cinta dari keluarga besar untuk Bismar Siregar di usianya yang ke-80. Berisi kumpulan kesan, pendapat, dan curahan hati dari anak, cucu, serta berbagai kalangan, buku ini menggambarkan keteladanan, pengabdian, dan kasih sayang beliau sebagai ayah, kakek, dan sosok yang selalu meneladani nilai-nilai mulia dal…
Buku ini adalah jilid pertama dari memoar Jenderal A.H. Nasution yang mengisahkan pengalaman pribadinya setelah pensiun, termasuk pencekalan dan pengucilan politik oleh rezim Orde Baru. Ditulis dengan gaya biografi reflektif, buku ini juga memuat kritik tajam terhadap penyimpangan pemerintah dari semangat reformasi 1966 dan nilai-nilai demokrasi yang dahulu diperjuangkan.
Buku ini adalah jilid kedua dari memoar Jenderal A.H. Nasution yang mengulas kritiknya terhadap arah politik Orde Baru yang makin menjauh dari prinsip demokrasi. Ia menyoroti isu-isu penting seperti dominasi militer, pembungkaman kebebasan berpendapat, RUU Perkawinan, aliran kepercayaan, dan kepemimpinan nasional. Ditulis dengan gaya biografi, buku ini mencerminkan pandangan kritis Pak Nas terh…
Buku ini merupakan bagian ketiga dari memoar Jenderal A.H. Nasution setelah pensiun, yang fokus pada hubungan dan perjuangannya bersama mahasiswa. Ditulis dengan gaya biografi, buku ini mengulas sikap kritis Nasution terhadap kekuasaan Orde Baru, pilihan politiknya yang tidak merebut kekuasaan, serta pandangannya terhadap peran militer dan gerakan mahasiswa dalam dinamika politik Indonesia era …