Buku ini membahas perkembangan Sistem Tanam Paksa di Jawa pada pertengahan abad ke-19 (1840-1860), termasuk pengaruhnya terhadap kebijakan kolonial Belanda dan reaksi politik di Belanda. Buku ini juga mengulas perdebatan historis tentang sistem ini, yang dianggap sebagai bentuk eksploitasi ekonomi kolonial.
Buku ini adalah memoar politik Jusuf Wanandi yang mengungkap dinamika pemerintahan Soeharto (1965-1998), termasuk kudeta 1965, invasi Timor Timur, serta hubungan dengan Tiongkok dan Islam. Dengan perspektif orang dalam, buku ini memberikan wawasan mendalam tentang sejarah dan politik Orde Baru.
Buku ini membahas Simposium Kebangkitan Semangat '66, menelusuri jejak baru dalam dinamika politik dan sosial pasca-1966.
Buku ini membahas transisi Indonesia dari otoritarianisme ke demokrasi serta dampaknya terhadap stabilitas regional, hubungan Islam dan demokrasi, serta isu-isu strategis seperti militer, ekonomi, dan kebijakan luar negeri.
Buku ini membahas hubungan antara perkembangan politik dan perubahan sosial dalam konteks transformasi besar di abad ke-20, menggunakan pendekatan sistem untuk menganalisis perubahan dalam berbagai institusi masyarakat.
Buku ini menganalisis kompleksitas masalah internasional, mengkritik penyederhanaan berlebihan dalam propaganda, dan menekankan perlunya keseimbangan antara idealisme dan realitas politik, ekonomi, serta psikologis dalam pengambilan keputusan global.
Buku ini membahas berbagai fenomena sosial dan politik di Indonesia dengan gaya tulisan yang kritis dan reflektif. Isinya mencakup topik-topik seperti politik Islam, kekuasaan militer, korupsi, dinamika partai politik, serta berbagai isu sosial dan budaya yang terjadi di masyarakat Indonesia. Buku ini juga menyentuh tentang degradasi moral, politik rendah, dan tantangan demokrasi di Indonesia.
Buku ini merupakan karya terakhir Dr. Anwar Harjono yang berisi refleksi sejarah perjalanan bangsa dan umat Islam, serta gagasan-gagasannya di bidang hukum, keislaman, dan politik.
Buku ini membahas konsistensi Dr. Albert Hasibuan, SH dalam memperjuangkan hukum dan keadilan di Indonesia, baik sebagai pengacara maupun politisi. Selain itu, buku ini menjadi pendahulu bagi memoar penulis yang akan terbit.
Buku ini merupakan pengembangan dari makalah yang disampaikan dalam Seminar Nasional IV AIPI tahun 1990, membahas pentingnya komunikasi politik dalam pembangunan sistem Demokrasi Pancasila. Penulis berharap buku ini dapat merangsang pemikiran lebih lanjut mengenai peran komunikasi politik dalam memperkuat sistem politik Indonesia.