Buku ini membahas pentingnya pengakuan atas keragaman, baik internal dalam Islam maupun eksternal antaragama, sebagai dasar untuk membangun kehidupan yang harmonis. Umat Muslim diajak untuk menghargai hak beragama, menolak paksaan, dan menciptakan sistem sosial-politik yang menjamin kebebasan berkeyakinan, dengan tujuan membentuk sikap saling memahami, bukan sekadar toleransi pasif.
Buku karya Sam Harris membahas bahaya agama terorganisir, terutama ketika digunakan untuk membenarkan kekerasan dan terorisme. Harris berargumen bahwa di era senjata pemusnah massal, toleransi terhadap keyakinan buta yang saling bertentangan menjadi ancaman nyata bagi umat manusia. Buku ini menyerukan perlunya pendekatan rasional dan sekuler dalam menghadapi konflik keagamaan di abad ke-21.
Buku ini membahas tentang keberadaan dan tantangan agama-agama asli Nusantara yang tidak diakui secara resmi oleh negara Indonesia, dinamika sosial dan ritual antaragama dalam masyarakat, serta peran dan netralitas negara dalam kehidupan beragama, termasuk dampak kebijakan politik pada aspek kemanusiaan dan keberagaman agama di Indonesia.
Buku ini membahas pemikiran keislaman Kuntowijoyo dengan fokus pada sejarah sosial Islam di Indonesia, dari masa Demak hingga Orde Baru. Kuntowijoyo menawarkan pendekatan tematik dan historis sebagai alternatif dari pendekatan normatif, serta menyusun kerangka paradigmatik untuk memahami dan mengarahkan transformasi sosial umat Islam.
Buku ini membahas hubungan antara Islam dan demokrasi di Indonesia. Buku ini menantang anggapan bahwa Islam bertentangan dengan demokrasi, dengan menunjukkan bagaimana gerakan Islam moderat di Indonesia justru menjadi kekuatan penting dalam proses demokratisasi, terutama setelah jatuhnya rezim Soeharto pada 1998. Hefner menekankan peran lembaga sipil, toleransi, dan penolakan terhadap negara Is…
Buku ini membahas dinamika hubungan antara Islam dan negara di Indonesia, khususnya perdebatan antara negara Islam dan negara Pancasila, serta bagaimana generasi intelektual muslim muda menawarkan gagasan Islam yang progresif dan berorientasi pada civil society.
Buku ini membahas struktur kepercayaan masyarakat Toba-Batak terhadap Tuhan Yang Maha Tinggi sebelum masuknya agama Kristen. Buku ini menyoroti pola pikir religius Batak yang bercorak naturalistik-monistik, dan membuka pemahaman baru bagi gereja Batak dalam menghadapi serta membina umat di tengah pengaruh keyakinan lama.
Buku ini membahas hubungan erat antara hukum Islam dan masyarakat, menolak pandangan bahwa keduanya terpisah. Penulis juga menyampaikan pengalaman dan rasa syukur atas bimbingan para guru dan tokoh Islam yang membantunya memahami dan menyelesaikan karya ini.
Buku ini membahas secara mendalam prinsip-prinsip dasar Islam dan bagaimana umat Muslim dari berbagai zaman dan wilayah menyesuaikan kehidupan sosial mereka dengan ajaran tersebut. Topik-topik seperti struktur sosial, hukum Islam, moralitas, status perempuan dan anak, pemerintahan, militer, hingga perkembangan ilmu pengetahuan dikaji secara komprehensif. Buku ini dianggap sebagai karya penting …
Buku ini membahas tasawuf sebagai nilai hidup sehari-hari yang lembut, membumi, dan penuh makna—bukan ajaran eksklusif. Disajikan dengan gaya reflektif dan menyentuh, buku ini menghubungkan kesalehan pribadi dan etika sosial, termasuk akhlak dalam kekuasaan, dengan menampilkan teladan dari tokoh-tokoh spiritual dan pemimpin umat.