Buku ini merupakan deskripsi singkat mengenai peran kekuasaan eksekutif dalam struktur ketatanegaraan. Kekuasaan eksekutif dilihat dari perkembangan menurut Undang-Undang Dasar 1945 hingga masa Demokrasi Terpimipin.
Konspirasi pnedongkelan Megawati, tampaknya merupakan bentuk campur tangan oknum-oknum pemerintah yang paling telanjang selama ini. kodim-kodim bergerak mempengaruhi DPC PDI agar ikut kongres. panglima ABRI Jenderal Feisal Tanjung, terang-terangan mendukung Kongres ala Soerjadi.
sistem pemerintahan yang adil dan demokratis, akan menghadirkan pemerintahan yang lebih efektif, lebih berpeluang membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyatnya. dalam sistem pemerintahan yang adil, hadir keseimbangan antara kewenangan dan pembatasan.
berisi tentang mengenai bagaimana reformasi lembaga kepresidenan di Indonesia dan Pertanggungjawaban yang dilakukan oleh Pejabat Eksekutif di Indonesia.
presidensialisme dan demokrasi di Amerika Latin mewakili kemajuan besar dalam studi hubungan eksekutif-legislatif di negara-negara demokrasi modern. Hal ini melampaui perdebatan dikotomis antara pemerintahan presidensial dan parlementer dengan menyoroti adanya variasi yang besar di antara peraturan presidensial – yaitu perbedaan-perbedaan besar.
buku ini menjelaskan tentang sebuah usaha yang berani untuk memikirkan tentang apa yang dianggap tidak masuk akal oleh para "realis" politik: bagaimana pergeseran ke parlementarisme gaya Inggris dapat memberikan manfaat besar bagi Amerika Serikat.
buku ini menjelaskan tentang sistem pemerintahan semi-presidensial dan demokrasi membuka jalan baru dengan menawarkan tinjauan global yang sesungguhnya mengenai kinerja demokrasai di negara-negara dengan konstitusi semi-presidensial.
buku ini mengidentifikasi dampak dari sistem pemerintahan semi-presidensial dalam proses demokrasi di luar Eropa.
Buku ini menjelaskan bahwa Cheibub memiliki pandangan yang berbeda mengenai sistem pemerintahan presidensial dengan membawa sudut pandang yang baru.
Buku ini menulis tentang pemerintahan parlementer dan presidensial, yang dicontohkan oleh Kerajaan Inggris dan sebagian besar dari negara Eropa Kontinental. serta menjelaskan tentang gelombang demokratisasi di seluruh dunia baru-baru ini telah mengintensifkan perdebatan dan signifikansinya.