Buku ini berisi argumen-argumen hukum, pembelaan prinsip-prinsip keadilan, serta refleksi perjuangan hukum dan hak asasi manusia yang diperjuangkan oleh Yap Thiam Hien.
Buku ini membahas peran Bill of Rights dalam membentuk demokrasi di Afrika Selatan pasca-apartheid. Isinya mencakup isu-isu penting dalam transisi menuju pemerintahan yang demokratis dan adil, serta apresiasi terhadap dukungan komunitas internasional, khususnya gerakan anti-apartheid di Eropa. Buku ini juga menyoroti tantangan global seperti dominasi ekonomi Barat dan dampaknya terhadap negara-…
Buku ini membahas alasan LP3ES mengadakan seminar tentang Pemilu dan HAM, karena isu HAM—seperti hak berserikat, berpendapat, dan berpartisipasi dalam pemerintahan—belum menjadi fokus utama dalam wacana sistem Pemilu di era Orde Baru, padahal Pemilu seharusnya jadi ukuran pelaksanaan demokrasi dan HAM.
Buku ini membahas perkembangan program pendidikan dan riset hak asasi manusia di Center for the Study of Human Rights, Columbia University selama tahun akademik 1992–1993.
Buku ini memuat berbagai materi dasar dan penting terkait hak asasi manusia yang dirancang khusus untuk keperluan program magang HAM tahun 1994 di Columbia University. Secara umum, buku ini memuat: 1. Introductory Reading and Reference List 2. Ratification of International Human Rights Instruments (as of July 31, 1993) 3. UN Human Rights Machinery 4. "Human Rights" from Encyclopedia Britann…
Buku ini membahas penghargaan HAM yang diberikan kepada individu atau kelompok yang berjasa besar dalam memperjuangkan hak asasi manusia di Indonesia.
Buku ini membahas lahirnya International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination sebagai hasil perjuangan panjang umat manusia untuk mewujudkan persamaan hak tanpa diskriminasi ras. Konvensi ini menjadi tonggak penting dalam penegakan HAM internasional, setelah sebelumnya hanya tertuang dalam deklarasi yang belum mengikat secara hukum.
Buku ini membahas pelanggaran hak-hak masyarakat hukum adat yang bersifat struktural dan sistemik, serta perlunya pendekatan komprehensif dalam penyelesaiannya. Dihasilkan dari seminar nasional oleh Komnas HAM, buku ini menyoroti bahwa kebijakan negara seringkali mengabaikan hak konstitusional masyarakat adat, meskipun UUD 1945 telah mengakui eksistensi dan hak tradisional mereka.
Buku ini membahas kasus pelanggaran HAM oleh aparat keamanan terhadap warga Sei Lepan setelah peristiwa "penyerbuan" Mapolres Pangkalan Brandan tahun 1993. Buku ini menyoroti bahwa aksi warga merupakan akibat dari penderitaan dan ketidakadilan yang mereka alami, serta mengkritik kekebalan hukum aparat. Isinya juga menggambarkan pengalaman advokasi LSM bersama rakyat dalam memperjuangkan hak-hak…
Buku ini membahas perkembangan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, dengan fokus khusus pada hak-hak buruh dan kasus penggusuran rakyat.