Buku ini membahas pentingnya Rule of Law dalam melindungi hak asasi manusia secara universal, terutama setelah Perang Dunia, serta peran berbagai dokumen dan lembaga internasional dalam memperkuat prinsip tersebut.
Buku ini membahas komitmen dan strategi pemerintah Indonesia dalam memajukan serta melindungi hak asasi manusia, yang berlandaskan pada Pancasila, UUD 1945, serta nilai-nilai budaya dan agama. Ditekankan pula pentingnya keseimbangan antara hak individu dan kolektif, serta tanggung jawab sosial dalam pelaksanaan HAM secara menyeluruh dan terpadu. Buku ini tersedia juga dalam versi bahasa Inggris.
Buku ini membahas pentingnya menjaga tatanan dan moralitas dalam pemerintahan, serta risiko pelanggaran HAM saat kekuasaan darurat seperti darurat militer diberlakukan.
Buku ini membahas pengalaman Filipina dalam menegakkan hak asasi manusia dan supremasi hukum. Buku ini menyoroti dilema universal antara kebebasan individu dan keteraturan sosial, serta bagaimana dinamika politik dan hukum di Filipina mencerminkan perjuangan global dalam menjaga keseimbangan tersebut.
Buku ini mengangkat pelanggaran HAM yang tersembunyi dan sering diabaikan, seperti kemiskinan, ketimpangan, dan pembungkaman kebebasan, yang terus terjadi di balik gemerlap pembangunan di Indonesia pada tahun 1980.
Buku ini membahas kasus seorang prajurit Inggris, Lance-Sergeant Alex Lindsay, yang diadili oleh Mahkamah Militer Inggris atas insiden bersenjata saat ia bertugas di Irlandia Utara tahun 1990.
Buku ini membahas isu Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, khususnya bagaimana berbagai pelanggaran dan konflik internal—seperti militerisme, sentralisme kekuasaan, dan kasus Timor Timur—dipandang oleh dunia internasional. Buku ini mengangkat kritik global terhadap praktik represif di Indonesia dan merefleksikan tantangan bangsa dalam menegakkan HAM, demokrasi, dan keadilan sosial di tenga…
Buku ini mengungkap berbagai pelanggaran HAM berat yang terjadi di Indonesia pada masa Orde Baru, seperti penculikan, pembunuhan, dan penindasan terhadap aktivis serta masyarakat sipil. Lewat dokumentasi kasus dan seruan ratifikasi perjanjian internasional, buku ini menyerukan pentingnya keadilan, reformasi hukum, dan perlindungan hak asasi manusia sesuai standar global.
Buku ini membahas insiden pelanggaran HAM di Nipah, Sampang, Madura, di mana empat petani tewas ditembak aparat keamanan pada 25 September 1993. Penulis menyoroti bagaimana pembangunan dijadikan dalih untuk kekerasan negara, dan bagaimana negara gagal memberikan pertanggungjawaban hukum, menjadikannya sebagai gugatan moral terhadap stagnasi hukum dan pelanggaran HAM di Indonesia.
Buku ini merupakan laporan hasil misi pencarian fakta tentang sistem hukum dan peradilan di Liberia. Isinya mencakup latar belakang sejarah, struktur negara, lembaga-lembaga pemerintahan, independensi peradilan, perlindungan hukum atas hak asasi manusia, serta peran organisasi lokal dan internasional. Laporan ini juga menyoroti kekurangan sumber daya manusia di sektor yudisial dan memberikan re…