Buku ini merupakan karya Tan Malaka yang paling imajinatif, berupa brosur ekonomi-politik yang disampaikan dalam gaya naskah drama melalui percakapan lima tokoh, yaitu Godam (wakil buruh), Pacul (wakil tani), Denmas (wakil priyayi), Toke (wakil pedagang), dan Mr. Apal (wakil intelektual).
Buku ini membahas pemikiran Tan Malaka dan kontribusi para penulis yang mengkajinya, sebagai pembelajaran sejarah dan penghargaan terhadap pahlawan bangsa.
Buku ini mengungkap pemikiran Tan Malaka tentang negara, memperkaya kajian pemikirannya yang kontroversial, dan mendorong kebebasan berpikir untuk kemajuan bangsa.
Buku ini mengisahkan pengalaman penulis dalam mengarungi 50 tahun pernikahan, yang diperingati dengan "Kawin Emas" pada 10 September 1994. Selain itu, buku ini juga menyajikan catatan peristiwa penting di Kalimantan Timur, baik yang diketahui dari berbagai sumber maupun pengalaman pribadi penulis. Tujuan penulis adalah untuk mengingatkan dan membagikan kisah sejarah tersebut, terutama kepada ge…
Buku ini mengisahkan perjalanan hidup Sultan Yogyakarta IX dan menjelaskan mengapa masyarakat Yogyakarta yang lembut bisa menjadi keras saat tertekan, berkat kekuasaan tradisional yang sarat mistik.
Buku ini membahas perjalanan hidup Susno Duadji, namun lebih dari itu, buku ini mengajak pembaca untuk merenung tentang ketulusan diri masing-masing. Meskipun fokus pada kisah Susno, buku ini juga memunculkan pertanyaan reflektif tentang kebenaran atau kebohongan dalam pengakuannya.
Buku ini menceritakan perjalanan hidup Bapak Syarifuddin, yang berhasil bertahan dan sukses meski menghadapi krisis moneter Indonesia antara 1971-1987. Keberhasilannya tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk masyarakat, keluarga, dan dakwah Islam. Buku ini juga mengungkapkan kegagalan-kegagalan pribadi yang menjadi pelajaran berharga.
Buku ini memuat pemikiran Bung Hatta seputar dunia politik, kebangsaan dan ekonomi pada zaman itu yang masih relevan hingga saat ini.
Buku ini mengajak kita mengenal sosok Teten Masduki secara lebih dekat dan utuh, dari sisi pribadi hingga sosial-politik, dari masa kecil sampai kini, termasuk nilai dan prinsip yang dijunjung tinggi.
Buku ini mengenang Jenderal TNI (purn) LB. Moerdani melalui pandangan berbagai tokoh yang menilai dedikasi, kejujuran, dan kepemimpinan beliau dalam TNI dan perjuangannya untuk negara.