Buku ini membahas perjalanan sejarah Indonesia dalam rentang waktu penting—dari masa akhir kolonialisme Belanda, pendudukan Jepang, perjuangan kemerdekaan, hingga pengakuan kedaulatan oleh Belanda. Isinya berupa kumpulan kisah dan kenangan tokoh-tokoh yang mengalami langsung peristiwa sejarah, disajikan secara naratif dan personal. Buku ini memberi gambaran tentang perubahan zaman (musim berg…
Buku ini membahas peran mahasiswa kedokteran di Asrama Prapatan-10 Jakarta selama masa Perang Pasifik (1942–1945) hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Buku ini membahas perkembangan kehidupan manusia di Indonesia sejak masa prasejarah, meliputi masa berburu-mengumpul, bercocok tanam, dan perundagian. Buku ini menggunakan data dan pandangan baru untuk menggambarkan aspek jasmaniah, rohaniah, serta kondisi sosial budaya manusia purba dalam konteks lingkungan hidupnya.
Buku ini membahas serangan mendadak yang dilakukan oleh pasukan Baret Merah Belanda pada 19 Desember 1948, yang bertujuan merebut landasan terbang Magoewo dan menangkap Presiden Soekarno di Yogyakarta. Serangan ini mengarah pada pertikaian antara pemimpin sipil dan militer Republik Indonesia, dengan pimpinan militer yang ingin melancarkan perang gerilya, sementara pemimpin sipil berusaha melalu…
Buku ini membahas sejarah perjuangan dan pembangunan di Sumatera sejak masa Hindia Belanda, pendudukan Jepang, hingga awal kemerdekaan Indonesia. Isinya mencakup pembentukan pemerintahan daerah, lembaga legislatif, keuangan, serta upaya menembus blokade Belanda dan membangun daerah-daerah otonom di Sumatera.
Buku ini membahas potensi Pulau Owi sebagai destinasi wisata sejarah berbasis Perang Dunia II, khususnya peran strategisnya dalam Perang Pasifik, serta mendorong pemangku kepentingan pariwisata untuk mengembangkan dan memasarkan pulau ini sebagai gerbang wisata kawasan Teluk Cenderawasih dan Tanah Papua.
Buku ini membahas sejarah kota Jakarta (dahulu Batavia) dari masa awal berdirinya hingga masa Orde Baru, mencakup periode abad ke-17 sampai 1980-an. Secara garis besar, buku ini menganalisis perkembangan sosial, politik, ekonomi, dan budaya kota Jakarta, serta bagaimana kota ini berubah dari kota kolonial menjadi ibu kota negara modern.
Buku ini mengisahkan perjalanan penelitian yang dimulai dengan fokus pada hubungan antara pemerintah pusat dan daerah di Indonesia, khususnya di Sulawesi. Penelitian ini kemudian berkembang menjadi studi perbandingan tentang pemberontakan DI/TII Kahar Muzakkar di Sulawesi Selatan dan Permesta. Dengan berbagai tantangan dan keterbatasan informasi, penulis menggali lebih dalam tentang pemberontak…
Buku ini mengungkapkan sifat-sifat sosial dan budaya masyarakat Indonesia pasca-kemerdekaan. Lubis menggambarkan bagaimana masyarakat Indonesia dihadapkan pada tantangan membangun identitas bangsa baru setelah penjajahan, serta mencermati sifat-sifat seperti munafik, feodalisme, dan penghindaran tanggung jawab. Buku ini juga mencatat perubahan sosial dan perjuangan masyarakat untuk melepaskan d…
Buku ini menggambarkan kehidupan Jakarta pada tahun 1950-an melalui kenangan pribadi Firman Lubis, seorang dokter Betawi. Dengan pendekatan medical history, ia menulis sejarah sosial ibu kota pasca-kemerdekaan secara hidup, penuh warna, dan ringan, lengkap dengan detail budaya, kehidupan remaja, hingga dinamika masyarakat multietnis saat itu.