buku ini membahas mengenai etnis, mengurangi kesenjangan etnis, proses etnisitas dalam perdagangan pasar, kehadiran dan peran etnis.
Buku ini membahas kebudayaan Batak, mulai dari kebudayaan religi, birokrasi, ekonomi, hingga nilai budaya dan ungkapan tradisional Batak Toba dan Angkola-Mandailing.
buku ini membahas mengenai pada masa jaman kolonial, pendudukan jepang dan perjuangan kemerdekaan
Buku ini membahas perdebatan arah budaya Indonesia: menjaga tradisi atau menyerap budaya luar secara kritis, demi membangun identitas bangsa di era modern.
Buku ini merupakan hasil Seminar Nasional Kualitas Manusia dalam Pembangunan di Palembang pada tanggl 19-22 Maret 1984,
buku ini membahas mengenai pola fisik dan sumber daya manusia, budaya dan masyarakat indonesia, minoritas Tionghoa, landasan pertanian, dari kolonial ke ekonomi terpimpin, tenaga kerja dalam masa transisi, perjalanan sejarah indonesia, dinamika demokrasi terpimpin.
Buku ini membahas hasil penelitian lapangan di Indonesia (khususnya di Jawa dan Bali) pada tahun 1952-1959, yang mengkaji kondisi sosial, politik, dan ekonomi masyarakat setelah Revolusi Indonesia. Buku ini menyoroti perubahan sosial, peran politik, serta dinamika masyarakat, termasuk pengaruh militer dan posisi etnis Tionghoa di kota-kota kecil.
kontrak sosial Rousseau (1712-1778) dengan susah payah menekankan hubungan antara kebebasan dan hukum, kebebasan dan keadilan. Dengan argumen bahwa penguasa adalah agen rakyat, bukan tuannya, ia menyatakan bahwa hukum berasal dari kehendak umum rakyat.
buku ini membahas mengenai abad ke-21 dan generasi mendatang, mengapa kita harus peduli terhadap generasi mendatang sekarang, nilai-nilai dan generasi mendatang. buku ini bertuliskan dengan bahasa inggris dan bahasa jepang.