Buku ini adalah roman tiga jilid karya Mohammad Takdir Alisjahbana yang mengisahkan percintaan antara Ahmad, seorang pemberontak Indonesia, dan Janet, seorang seniman Prancis, yang berlangsung di berbagai kota Eropa seperti Capri, Napoli, Frankfurt, dan Lindau. Selain kisah cinta, roman ini sarat dengan dialog intelektual mengenai isu-isu besar abad ke-20, seperti fasisme, seks bebas, komunisme…
Buku ini mengisahkan cinta suci antara Molek dan Yasin yang tetap teguh meski terhalang oleh perbedaan derajat, kekayaan, dan takdir. Cinta mereka melampaui batas duniawi, dengan keyakinan bahwa kebersamaan sejati akan terwujud di alam lain. Sebuah kisah tentang kesetiaan, pengorbanan, dan keabadian cinta.
Buku ini membahas kumpulan puisi yang menggambarkan keindahan alam dan suasana batin dengan bahasa yang puitis dan imajinatif.
Buku ini menceritakan seorang pengarang muda, menggambarkan kisah cinta, perjuangan, dan keindahan alam dengan bahasa yang hidup dan puitis. Karya ini dianggap istimewa karena berbeda dari cerita biasa, pernah difilmkan oleh Usmar Ismail, dan mendapat pujian dari kritikus sastra seperti Idrus dan Zuber Usman.
Buku ini mengulas revolusi sosial dan budaya di Indonesia hingga jatuhnya Presiden Soekarno.