Buku ini membahas dampak negatif otonomi daerah terhadap rakyat kecil, berdasarkan laporan HAM dari LBH Surabaya. Isinya menunjukkan bahwa kebijakan otonomi sering disalahgunakan oleh pejabat lokal, yang justru memperburuk kondisi petani, nelayan, buruh, santriwati, dan kaum miskin kota.