Buku ini adalah saduran bergambar dari Il Principe karya Niccolo Machiavelli, yang membahas cara merebut dan mempertahankan kekuasaan berdasarkan realitas politik. Machiavelli menekankan perlunya pemimpin yang kuat dan berani bertindak demi persatuan dan stabilitas, bukan sekadar mengikuti norma moral ideal.
Buku ini mengangkat kembali semangat perjuangan melawan penyiksaan dan pelanggaran HAM, berawal dari kesaksian korban penculikan aktivis, serta menyoroti pentingnya ratifikasi Konvensi Anti Penyiksaan oleh pemerintah Indonesia.