Buku ini membahas hubungan antara pembangunan hukum dan pembangunan politik, serta mengkaji lima Rancangan Undang-undang (RUU) di bidang politik beserta dampak sosial-politiknya.
Buku ini membahas kritik terhadap kebijakan Orde Baru di Indonesia, dengan fokus pada represi politik, eksploitasi buruh, ketidakadilan sosial, dan pelanggaran hak asasi manusia, melalui analisis kasus-kasus konkret dan kebijakan negara.
Buku ini membahas hasil investigasi pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan terhadap kelompok minoritas di Indonesia, seperti Ahmadiyah, Al Qiyadah Al Islamiyah, dan jemaat gereja. Buku ini mengungkap latar belakang konflik, kekerasan yang terjadi, serta peran negara dalam menanganinya.
Buku ini membahas berbagai bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, khususnya dalam bidang pertanahan, perburuhan, lingkungan hidup, serta hak sipil dan politik. Disertai studi kasus nyata, buku ini mengungkap konflik antara masyarakat dan kebijakan pembangunan yang sering mengabaikan hak rakyat.
Buku ini merupakan laporan tahunan tentang kondisi hak asasi manusia di Indonesia, yang disusun dengan melibatkan beberapa LSM/LPSM sesuai bidang masing-masing. Isinya mencakup fakta dan analisis pelanggaran HAM dari aspek politik hingga budaya, dengan tujuan mendukung advokasi HAM dan meningkatkan kesadaran serta kajian hukum dan sosial.
Buku ini membahas lahirnya Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Indonesia, yang diprakarsai oleh Adnan Buyung Nasution untuk membantu masyarakat miskin dalam menghadapi masalah hukum. LBH awalnya mendapat dukungan pemerintah, tetapi kemudian dihentikan karena sikapnya yang semakin kritis terhadap kebijakan pemerintah, terutama terkait isu tanah dan tenaga kerja.
Buku ini membahas perwujudan hak-hak rakyat di Indonesia, termasuk hak politik, ekonomi, sosial, dan kesehatan, dengan fokus pada ketimpangan dan tantangan yang dihadapi oleh buruh, nelayan, perempuan, dan masyarakat miskin.
Buku ini membahas berbagai isu hak asasi manusia di Indonesia, termasuk penegakan HAM, kekerasan komunal, perjuangan perempuan, dan reformasi agraria, melalui serangkaian esai dari berbagai penulis yang berfokus pada masalah-masalah sosial dan politik di Indonesia.
Buku ini mengabadikan pikiran-pikiran yang berkembang dalam diri HR. Dharsono sekaligus sebagai bukti bahwa berdemokrasi dan berbeda pendapat itu wajar terjadi di masyarakat kita.
Buku ini merayakan lima tahun LBH yang memberikan bantuan hukum kepada masyarakat miskin, meningkatkan kesadaran hukum, dan melaporkan pencapaiannya meskipun menghadapi tantangan sumber daya dan politik.