Buku ini membahas bagaimana pengadilan seharusnya menafsirkan konstitusi. Penulis berpendapat bahwa cara terbaik adalah dengan memahami maksud asli para pembuat konstitusi (original intent). Ia juga mengkritik para akademisi yang terlalu cepat menolak pendekatan ini dan menekankan bahwa peran pengadilan adalah menafsirkan hukum, bukan bertindak seperti penguasa.