Jurnal ini mengkritisi peran mahasiswa dan masyarakat madani pasca-Reformasi, menyoroti kemandekan demokrasi, ketimpangan sosial, dan lemahnya partai politik, serta menyerukan refleksi dan aksi untuk memperkuat demokratisasi dan keadilan sosial.
Jurnal ini membahas dampak dan makna Reformasi Mei 1998, peran mahasiswa, warisan kekerasan Orde Baru, serta pentingnya membangun demokrasi, pluralisme, dan masyarakat madani secara berkelanjutan.