Buku ini membahas pandangan kritis terhadap sejarah kolonial dan eksistensi kerajaan-kerajaan pribumi di Indonesia, khususnya antara tahun 1850 hingga 1915. Buku ini mengangkat pernyataan-pernyataan sejarah yang sering diabaikan, menyoroti peran dan kedaulatan kerajaan lokal, serta mengkritik narasi sejarah arus utama yang dibentuk oleh penjajah atau akademisi Barat.