Buku ini mengkritik positivisme hukum yang menekankan kepastian hukum melalui peraturan tertulis, memisahkan hukum dari moralitas, dan membatasi peran hakim sebagai corong undang-undang. Positivisme hukum lahir sebagai respons terhadap hukum kodrat yang dianggap abstrak, tetapi justru menciptakan hukum yang kaku dan birokratis. Kritik reflektif terhadap paradigma ini diperlukan karena penelitia…
Buku ini adalah memoar seorang intelektual dan militer yang mengisahkan pengalaman pribadi serta perjuangan rakyat Indonesia dalam Revolusi Kemerdekaan, khususnya Pertempuran Surabaya dan Perang Gerilya Kawi Selatan, dari tahun 1940 hingga 1964.
Buku ini berisi kajian normatif dan empiris mengenai Hukum Diplomatik dan Konsuler pada era global.
Buku ini memuat istilah/konsep hukum yang telah digunakan di berbagai undang-undang.