Buku ini membahas peristiwa sistem perbudakan seks (jugun ianfu) oleh militer Jepang selama Perang Dunia II—suatu konflik global yang melibatkan banyak negara, termasuk Indonesia sebagai salah satu wilayah jajahan Jepang saat itu.
Buku ini membahas konsep dasar ilmu politik, seperti politik, kekuasaan, dan pembuatan keputusan. Selain itu, buku ini juga mengulas fungsi UUD, kelompok politik, DPR, serta hak asasi manusia dan perkembangannya di PBB. Edisi kedua ini telah diperbaiki dan diperbarui.
Buku ini membahas realitas konflik dalam rumah tangga yang sering terjadi sejak awal pernikahan, baik karena hal sepele maupun besar. Banyak masalah kerap diarahkan pada wanita, meskipun sebenarnya bisa berakar dari kurangnya pemahaman terhadap akhlak rumah tangga dalam Islam. Melalui buku Gelas-Gelas Kristal – Kiat Pesona Muslimah, Dr. Setiawan Budi Utomo mengajak pembaca memahami peran wani…
Buku ini membahas pembentukan karakter dan nilai-nilai kebangsaan (nasionalisme) dalam kehidupan masyarakat Indonesia, dengan pendekatan naratif dan inspiratif.
Buku ini membahas beragam konflik sosial di Jakarta sebagai cerminan konflik di berbagai daerah Indonesia, serta upaya resolusi konflik melalui pendekatan partisipatif warga dan penelitian kolaboratif. Buku ini juga mengkritisi pendekatan negara yang cenderung menggunakan kekuasaan dalam menyelesaikan konflik, dan menyoroti pentingnya mekanisme resolusi konflik berbasis masyarakat.
Buku ini menyajikan temuan dan rekomendasi terkait perkembangan hukum di Indonesia, termasuk hasil penelitian lapangan, wawancara, seminar, serta studi perbandingan dengan negara-negara seperti Australia, Jepang, Singapura, dan Malaysia. Buku ini dilengkapi juga dengan bahasa Indonesia.
Buku ini membahas proses pengambilalihan kepemilikan perusahaan dari perspektif hukum dan manajemen ekonomi. Tidak hanya mengulas aspek hukum perseroan, buku ini juga menguraikan langkah-langkah akuisisi secara kritis dengan melibatkan sudut pandang para profesional.
Buku ini membahas tragedi 1965 di Indonesia, khususnya pembantaian massal terhadap orang-orang yang dituduh komunis setelah percobaan kudeta 1 Oktober. Buku ini juga mengkritik keterlibatan atau pembiaran negara-negara Barat seperti Amerika dan Inggris dalam tragedi ini.
Buku ini merupakan teks pidato yang dibacakan dalam Sidang Senat Terbuka Universitas Indonesia pada 13 Desember 1997. Pidato ini disampaikan dalam rangka penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa dalam Ilmu Politik kepada seseorang di Universitas Indonesia.
Buku ini membahas dinamika politik Indonesia, mulai dari Demokrasi Parlementer, Demokrasi Pancasila, partai politik, sistem pemilu, DPR, hingga isu hak asasi manusia, kekuasaan, ideologi, dan pendekatan ilmu politik.