Buku ini membahas pengadaan tanah untuk kepentingan umum di Indonesia sejak 1960, termasuk analisis peraturan dan putusan pengadilan terkait. Buku ini juga membandingkan praktik serupa di negara lain, seperti Amerika Serikat, serta memuat regulasi Indonesia sebagai bahan studi lebih lanjut.
Buku ini merupakan pembahasan atas topik khusus dalam agraria terkait kondominium. Dalam buku ini termasuk pada persoalan mengenai rumah susun dan lampiran peraturan terkait.
Buku ini merupakan kamus istilah dalam hukum agraria yang disusun secara alfabetis untuk membantu memahami terminologi khusus dalam hukum agraria.
Buku ini menjelaskan studi kasus yang rinc dani yang telah terjadi pada para Petani Pagilaran.
Buku ini membahas kebijakan kehutanan di Indonesia, mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut cenderung mengabaikan hak adat dan tidak efektif mengatasi degradasi hutan.
Buku ini membahas masalah kedaulatan pangan di Indonesia, termasuk konversi lahan pangan, keterbatasan sarana pengairan, dan kurangnya sinergi antar pemangku kepentingan, serta menawarkan solusi melalui diskusi lintas keahlian.
Buku ini berisi penjelasan mengenai dinamika pembentukan industri pulp dan kertas di Indonesia.
Buku ini membahas Hutan Tanaman Industri (HTI) di Indonesia, kebijakannya, dampaknya, dan klaim bahwa HTI mengurangi tekanan pada hutan alam, berdasarkan studi WALHI tahun 1991.
Buku ini adalah salah satu hasi studi kasus yang dilakukan di Indonesia. Kasus industri pulp dan kertas sengaja dipilih untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di negara-negara utara bahwa perilaku konsumtif mereka utamanya terhadap kertas dapat mengakibatkan terkurasnya sumberdaya alam di negara selatan.
Buku ini merupakan salah satu hasil penelitian Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) yang memparkan data dan analisisnya terhadap eksploitasi hutan di Indonesia dari tinjauan Rente Ekonomi.