Buku ini berisi refleksi dan pengalaman penulis saat kembali ke Bandung setelah tinggal di Eropa selama sepuluh tahun. Melalui komik dan narasi, penulis membandingkan kehidupan di dua tempat, mengenang masa lalu, serta mengeksplorasi perubahan, lingkungan kerja, dan komunitas yang ditemuinya di Bandung.
Buku ini membahas kisah-kisah horor dan aktivitas makhluk gaib di berbagai tempat angker di Jakarta, yang konon berkaitan dengan sejarah suram kota ini. Dari Museum Fatahillah hingga Menara Saidah, cerita-cerita dalam buku ini diklaim berdasarkan pengalaman nyata.
Buku ini mengungkap sisi kelam Jakarta melalui kisah-kisah horor yang berkaitan dengan sejarah tragis kota ini. Dari kuntilanak di Taman Langsat hingga hantu di Tanjung Priok, berbagai makhluk gaib disebut masih menghuni ibu kota.
Buku ini adalah kumpulan puisi karya Laica Marzuki, seorang Hakim Konstitusi yang menulis puisi sebagai bentuk ekspresi bebas di luar disiplin hukum yang ketat. Dengan latar belakang hukum, puisinya lepas dari kaidah sastra formal, mencerminkan pengalaman dan perjuangannya, termasuk saat dipenjara sebagai mahasiswa pejuang keadilan.
Buku ini mengulas secara kritis kesuksesan The Secret, meninjau klaim-klaimnya, dan mengeksplorasi akar religi serta saintifik dari konsep Law of Attraction (LoA). Dengan wawancara bersama narasumber The Secret, termasuk psikolog, ilmuwan, dan teolog, buku ini mengungkap potensi serta batasan dari positive thinking dan LoA.
Buku ini berisi sajak dan imbauan tentang kepedulian lingkungan, menekankan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab semua orang, bukan hanya para ahli. Buku ini juga membahas perkembangan teknologi manusia dari zaman purba hingga modern serta dampaknya terhadap lingkungan.
Buku ini mengisahkan perjalanan hidup Dian Mayasari, mantan artis dan penyanyi era 80-an, yang bangkit dari penderitaan akibat pelecehan dan kekerasan rumah tangga. Melalui bimbingan spiritual dari tarekat Naqsyabandiyah dan Anand Krishna, ia menemukan kedamaian dalam jalan sufi, meninggalkan panggung dunia untuk mendekat kepada Ilahi.
Buku ini berisi catatan perjalanan pribadi Band Noah selama periode 2010-2012, termasuk refleksinya tentang kehidupan, persahabatan, dan kedewasaan dalam bermusik serta pengalaman selama menjalani masa tahanan.
Buku ini berisi kumpulan tulisan Butet Kartaredjasa yang disampaikan melalui alter-egonya, Mas Celathu. Dengan gaya humor khas, buku ini mengangkat kritik sosial dan politik, merefleksikan berbagai ketidakwajaran di Indonesia, serta melanjutkan tradisi sindiran wong cilik dalam budaya Jawa.
Buku ini menceritakan perjalanan spiritual seorang murid dalam membangun hubungan dengan Murshid, khususnya pengalaman Maya Safira Muchtar bersama Anand Krishna. Kisah ini menggambarkan transformasi diri, pelepasan ego, dan pencarian cinta kasih Tuhan, serta mengupas secara mendalam makna hubungan Murid dan Murshid yang sering disalahpahami.