Buku ini adalah memoar Hamid Alhadad yang ditulis untuk menyambut ulang tahunnya yang ke-80, mengisahkan perjalanan hidup dan pengalaman pribadinya.
Buku ini merupakan upaya rekan-rekan Nuku untuk menularkan dan menyebarkan sikap dan nilai-nilai perjuangan yang sudah sepantasnya dimiliki seorang pejuang kerakyatan.
Buku ini memperkenalkan sosok Nur Mahmud Isma'il lebih dekat. Kesahajaannya yang tidak dibuat-buat, kerendah-hatiannya yang menumbuhkan kewibawaan dan kesehariannya yang selalu menginspirasi.
Buku ini menghimpun dan menghadirkan kembali sebagian dari seabrek warisan dan khazanah percikan pemikiran Allahyarham, Samahat al-Ustadz, al-'Allamah Dr. K.H. Jalaludin Rakhmat, M.Sc.
Buku ini menceritakan kehidupan Surya Paloh pada usianya yang ke-50 sebagai tokoh pemuda, politikus maupun pengusaha.
Buku ini berisi kumpulan cerita tentang Sjafrie sebagai Taruna Akabri pada tahun 1971-1974, sebagai seorang Prajurit Kopassus, Paspampres, Pangdam, Koordinator Staf Ahli Panglima TNI, Kapuspen TNI, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan dan terakhir sebagai Wakil Menteri Pertahanan.
Buku ini membahas perjuangan Kasimo dalam membentuk nasionalisme Indonesia, kontribusinya dalam kemerdekaan, penegakan demokrasi, serta upayanya menyejahterakan rakyat dan merebut Irian Barat, juga relevansi perjuangannya di masa kini.
Buku ini merupakan perpaduan biografi, kritik ideologi, dan refleksi reformasi. Selain itu, buku ini berisi pengalaman pribadi penulis dalam mengenang almarhum Munir terkait pengaruhnya dalam advokasi keadilan dan hak asasi manusia.
Buku ini memuat profil 200 tokoh aktivis dan pemuka masyarakat Minang dalam rangka memperingati 50 tahun Indonesia merdeka.
Buku ini berisi kumpulan wawancara yang telah muncul menjadi cerita halaman depan dari April 1983 - Desember 1986.