Buku ini berisi catatan harian Mochtar Lubis ketika di penjara di Nirbaya, sebuah penjara yang terletak di bagian timur Jakarta.
Buku ini merupakan memoir atau catatan peristiwa masa lampau dari seorang Albert Hasibuan.
Buku ini mencoba untuk meluruskan kesalahpahaman secara objektif dan transparan. Sekaligus menceritakan perjalanan karir Abdul Rahman Saleh sejak menjadi wartawan, pembela, bintang film, notaris, Ketua Muda Mahkamah Agung.
Buku ini adalah memoar seorang intelektual dan militer yang mengisahkan pengalaman pribadi serta perjuangan rakyat Indonesia dalam Revolusi Kemerdekaan, khususnya Pertempuran Surabaya dan Perang Gerilya Kawi Selatan, dari tahun 1940 hingga 1964.
Buku ini merupakan refleksi perjalanan hidup seorang mantan Hakim Agung, menandai 10 tahun masa pensiunnya. Buku ini memuat pengalaman pribadi, pergulatan dengan perubahan zaman, dan pandangannya tentang cita-cita negara hukum yang bergeser menjadi negara kekuasaan.
Buku ini adalah terjemahan dari buku Watashi no Rirekisho karya Masayoshi Ohira, mantan Perdana Menteri Jepang, yang memuat kronologi perjalanan hidupnya dan pemikiran-pemikirannya. Buku ini memberikan wawasan menarik tentang kehidupan dan pandangan seorang pemimpin Jepang.
Buku ini, yang ditulis oleh Inu Kencana Syafiie isinya tidak hanya berupa keberhasilan dan perjuangannya, tetapi juga banyak sekali kegagalan dan bahkan riwayat ketika harus terkurung dalam penjara kemiskinan; mulai dari kelahiran hingga cita-cita menjelang ajal menjemput.
Buku ini mengisahkan perjalanan hidup seorang anak sulung pejuang Republik yang tumbuh di masa sulit perjuangan kemerdekaan Indonesia, merantau ke Melbourne, Australia, dan berkontribusi pada negerinya selama masa pemerintahan Soekarno. Buku ini menggambarkan pencarian identitas diri dan cinta dalam konteks perjuangan dan masyarakat kosmopolitan.
Buku ini mengupas otobiografi Prof. Mr. Iwa Kusuma Sumantri, mengungkapkan kebenaran tentang dirinya yang pernah dicap sebagai tokoh komunis, serta menunjukkan bagaimana historiografi di masa Orde Baru dikendalikan oleh kekuasaan untuk membentuk memori kolektif.
Buku ini bicara mengenai jejak langkah dan aktivitas penulisnya, juga mengungkap visi, pemikiran, serta ide-ide kreatif dan inovatif yang konsisten sejak masa muda hingga menjabat Ketua DPD RI saat ini.