Buku ini membahas tantangan terhadap kepemimpinan Presiden Suharto dalam ABRI pada periode 1975-1982, terutama terkait peran militer dalam politik dan masyarakat.
Buku ini membahas posisi strategis Indonesia dalam hubungan internasional serta dampaknya terhadap kebijakan luar negeri dan pertahanan. Dengan sumber daya terbatas dan fokus utama pada keamanan internal, kemampuan militer Indonesia dalam menghadapi ancaman eksternal, terutama dari utara, tetap terbatas, terutama dalam aspek udara dan maritim.
Buku ini membahas transformasi tradisi militer Jepang sejak akhir abad ke-19, dari modernisasi hingga keterlibatan dalam Perang Dunia II. Melalui biografi tiga tokoh militer, Edwin P. Hoyt menyoroti kemenangan besar Jepang, benturan antara nilai samurai dan perang modern, serta dampak militerisme yang membawa Jepang ke totalitarianisme dan konflik berkepanjangan.
Buku ini membahas dominasi militer dalam politik Indonesia, dengan menelusuri asal-usulnya sejak perjuangan kemerdekaan. Dr. Salim Said menyoroti peran Jenderal Sudirman, yang melihat militer sebagai pelindung utama kedaulatan negara, serta bagaimana peran politik militer terus berkembang setelah kematiannya.
Buku ini membahas analisis komparatif tentang hubungan sipil-militer di negara-negara baru, dengan fokus pada institusi militer dan elit militernya. Buku ini mengeksplorasi bagaimana militer berinteraksi dengan masyarakat sipil serta bagaimana kekuatan militer berkembang dalam konteks modernisasi dan perubahan sosial.
Buku ini membahas sejarah ekonomi dan keuangan Inggris dan Prancis pada abad ke-18, dengan fokus pada kebijakan fiskal dan dampaknya terhadap masyarakat serta pemerintahan.
Buku ini membahas analisis komparatif hubungan sipil-militer di negara-negara baru, menyoroti karakteristik institusi militer, elit militer, dan peran mereka dalam modernisasi serta perubahan sosial-politik.
Buku ini membahas kehidupan profesional, struktur organisasi, dan kepemimpinan militer Amerika serta bagaimana peran dan kekuatannya berkembang dalam masyarakat dan hubungan internasional.
Buku ini menyajikan dua analisis Daoed Joesoef tentang ekonomi pertahanan negara dan strategi pertahanan masa depan, membahas kebijakan di era Orde Lama dan Orde Baru serta kritik terhadap pemikiran Marxist.
Buku ini membahas peran serta masyarakat dalam perumusan undang-undang, tantangan partisipasi publik, serta analisis dampak tiga RUU—Peradilan Militer, Rahasia Negara, dan KUHP—terhadap kehidupan masyarakat.