Buku ini merupakan bagian dari rangkaian penerbitan yang mendokumentasikan kegiatan dan hasil dari Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS).
Buku ini membahas mengenai tugas dan peran Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dalam mereaktualisasi makna dan cita-cita kemerdekaan Indonesia. Buku ini berisi pendapat dan himbauan dari Forum Studi Wiragama terkait dengan isu-isu aktual pada saat itu, seperti politik, ekonomi, dan sosial
Buku ini disertai komentar dari Jenderal Abdul Haris Nasution. Buku ini berisi ketetapan-ketetapan yang dikeluarkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) yang dianggap sebagai tonggak konstitusional bagi Orde Baru. Buku ini diterbitkan pada awal-awal masa Orde Baru, ketika pemerintah sedang berusaha untuk membangun landasan hukum yang kuat bagi rezimnya.
Buku ini merupakan bahan tayangan atau materi sosialisasi (semacam tayangan PPT) mengenai putusan-putusan yang dikeluarkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia. Buku ini kemungkinan besar digunakan sebagai panduan atau materi presentasi dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh MPR untuk mengkomunikasikan putusan-putusan mereka kepada masyarakat.
Buku ini membahas tentang proporsionalitas dan disproporsionalitas dalam alokasi kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Buku ini mengulas proporsionalitas tersebut dengan ilmu matematika dan statistik.
Buku ini membahas ketetapan-ketetapan yang dikeluarkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) selama periode 1960 hingga 1978. Periode ini mencakup masa transisi dari Orde Lama ke Orde Baru, sehingga ketetapan-ketetapan yang dibahas dalam buku ini mencerminkan perubahan-perubahan mendasar dalam sistem ketatanegaraan dan arah kebijakan negara pada saat itu.
Buku ini berisi ketetapan-ketetapan yang dihasilkan pada Sidang Umum MPRS (Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara) yang diadakan pada tahun 1966.
Buku ini berisi risalah atau catatan lengkap mengenai hasil dari Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang diselenggarakan pada tahun 1967. Sidang Istimewa ini merupakan momen penting dalam sejarah Indonesia, di mana terjadi perubahan kepemimpinan dari Presiden Soekarno ke Presiden Soeharto. Tidak hanya ketatapan dan peraturan, buku ini memuat dokumen-dokumen resmi seperti trans…