Buku ini membahas esensi politik dan membela politik dari berbagai ancaman seperti ideologi, demokrasi ekstrem, nasionalisme, teknologi, serta pandangan keliru dari berbagai ideologi, diakhiri dengan pujian terhadap politik sebagai elemen penting dalam kehidupan sosial.
Buku ini membahas berbagai persoalan politik di Indonesia dari 1969 hingga 1978, termasuk prospek politik, integrasi nasional, pendidikan politik, dan kepemimpinan. Ditulis oleh Dr. Alfian, seorang ahli ilmu politik, buku ini bertujuan untuk menganalisis tantangan politik Indonesia serta mendorong pengembangan kultur politik yang sehat.
Buku ini membahas perbandingan sistem politik di berbagai negara, mencakup institusi, aktor politik, kebijakan, dan dinamika pemerintahan dalam perspektif global.
Buku ini membahas struktur kekuasaan dan pola komunikasi di Indonesia, dengan fokus pada konsep "bureaucratic polity"—sistem politik di mana kekuasaan terpusat pada elit birokrasi, sementara masyarakat umum memiliki sedikit pengaruh. Berbagai aspek seperti peran militer, birokrasi, partai politik, media massa, dan arah ekonomi dianalisis oleh para ahli dengan pengalaman langsung di Indonesia.
Buku ini membahas pengalaman dan perjuangan kaum tani dalam mencapai kesejahteraan, mencakup aspek ekonomi, keamanan, dan pengakuan dalam kehidupan bernegara. Buku ini juga menekankan pentingnya petani berorganisasi dan berpolitik secara bermoral agar tidak terus-menerus bergantung pada pihak lain atau menjadi korban kepentingan politik.
Buku ini membahas kekhawatiran penulis terhadap kemungkinan konflik di Nusantara yang mirip dengan tragedi di Balkan. Melalui berbagai tulisan, buku ini menggambarkan potret Indonesia yang meresahkan dan memprediksi potensi perpecahan serta dampaknya bagi bangsa.
Buku ini membahas proses demokratisasi di Indonesia dengan menyoroti perlawanan terhadap Suharto hingga kejatuhannya pada 1998. Fokusnya adalah bagaimana kelompok oposisi, LSM, aktivis mahasiswa, dan pekerja partai politik berjuang untuk memperluas ruang demokrasi di bawah rezim otoriter.
Buku ini membahas refleksi sosial tentang Islam, kebangsaan, ketidakadilan, dan kekerasan dalam rezim Orde Baru, Reformasi, dan pemerintahan SBY-Kalla.
Buku ini membahas dinamika geopolitik global pasca-Perang Dunia II, terutama ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.
Buku ini membahas dinamika gerakan mahasiswa di Indonesia dari 1908 hingga 1998, menelusuri perannya dalam politik dan sejarah, termasuk tumbangnya Orde Baru dan lahirnya Reformasi.