Buku ini membahas pentingnya pemulihan, kompensasi, dan rehabilitasi bagi korban pelanggaran HAM berat, yang sering diabaikan dalam wacana publik. Buku ini memuat hasil seminar internasional yang diselenggarakan oleh Human Rights Project Group Universitas Limburg pada 1992, serta membahas prinsip-prinsip dasar reparasi dalam hukum HAM internasional.
Buku ini membahas pembelaan pribadi terhadap tuduhan pelanggaran HAM berat di Timor-Timur, dengan menekankan bahwa TNI/Polri telah berupaya maksimal menjaga kehormatan bangsa. Penulis menyampaikan refleksi, kesaksian, dan penjelasan hukum yang disederhanakan agar mudah dipahami masyarakat awam, sekaligus mempertanyakan keadilan hukum di Indonesia.
Buku ini membahas hukum humaniter internasional, termasuk sejarahnya, prinsip-prinsip Palang Merah, perlindungan terhadap individu dan objek saat konflik, serta pelaksanaan dan sanksinya. Fokus utamanya adalah hukum Jenewa dan perlindungan bagi korban konflik bersenjata.
Buku ini membahas isu hak atas perumahan dan penggusuran paksa, ditulis oleh Alghiffari Aqsa untuk YLBHI-LBH. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak-hak mereka, peraturan hukum, tanggung jawab negara, serta mendorong sikap kritis terhadap kebijakan penggusuran yang sering terjadi akibat proyek pembangunan.
Buku ini membahas peran sosial dan politik LSM (NGO) di Indonesia, terutama dalam mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh kegagalan pasar dan negara dalam mengatasi kemiskinan.
Buku ini merupakan laporan yang membahas keterkaitan erat antara hak asasi manusia dan pembangunan manusia. Laporan ini menekankan bahwa hak asasi adalah bagian tak terpisahkan dari proses pembangunan, dan pembangunan merupakan sarana untuk mewujudkan hak-hak tersebut. Isu-isu utama yang diangkat meliputi demokrasi inklusif, penghapusan kemiskinan sebagai isu HAM, perluasan tanggung jawab aktor…
Buku ini menyoroti kondisi kehidupan masyarakat Timor Timur yang tertekan di bawah kekuasaan Indonesia, termasuk penyiksaan terhadap tahanan, ketidakadilan hukum, dan ketakutan yang meliputi kehidupan sehari-hari mereka. Buku ini juga menekankan pentingnya dialog dan penyelesaian damai untuk masa depan Timor Timur.
Buku ini adalah laporan tahunan kedua dari School of Human Rights Research. Laporan ini menjelaskan tentang tujuan sekolah yang mengumpulkan peneliti junior dan senior dari berbagai disiplin ilmu, termasuk hukum, ilmu politik, ilmu sosial, dan sejarah. Sejak 1995, sekolah ini telah mengorganisir berbagai kegiatan seperti konferensi ilmiah internasional, kursus musim panas Utrecht-Louvain, propo…
Buku ini adalah laporan tahunan ketiga dari School of Human Rights Research, yang mencakup kegiatan sekolah selama setahun di mana Professor Peter Baehr pensiun dari jabatannya sebagai Direktur Akademik. Buku ini mengapresiasi kontribusinya yang besar dalam mendirikan dan mengembangkan sekolah tersebut sejak 1995. Laporan ini juga menyebutkan komitmen peneliti untuk melanjutkan dan memperkuat p…
Buku ini membahas tantangan yang dihadapi oleh para pengacara hak asasi manusia dalam memperkuat demokrasi dan hak asasi manusia. Fokus utama buku ini adalah pada pentingnya peran pengacara dalam memperkuat demokrasi, bukan hanya melalui sistem pemilu perwakilan, tetapi dengan cara yang lebih luas, melibatkan perlindungan hak asasi manusia dan perkembangan sosial-politik yang inklusif. Buku ini…