Text
Limabelas Tahun Digul: Kamp Konsentrasi di Nieuw Guinea Tempat Persemaian Kemerdekaan Indonesia
Buku ini berisi kenangan dan refleksi pribadi Salim, adik Haji Agus Salim, selama masa pengasingannya di Tanah Merah (Digul) selama 15 tahun di bawah pemerintahan kolonial Belanda. Buku ini menggambarkan penderitaan para tahanan politik Indonesia yang dibuang karena dianggap memberontak, namun ditulis tanpa dendam, dengan gaya sederhana dan menyentuh. Karya ini menjadi dokumen penting sejarah kolonial, khususnya tentang kamp pengasingan yang jarang dibahas dalam literatur Belanda maupun Indonesia.
Tidak tersedia versi lain