Buku ini adalah cetakan ulang dari Mohammad Hatta: Memoir, autobiografi Bung Hatta, yang diterbitkan oleh Yayasan Hatta dalam rangka memperingati Satu Abad Bung Hatta. Memoar ini sebelumnya sudah lebih dari 20 tahun tidak diterbitkan ulang, dan edisi ini hadir dalam ukuran lebih kecil dari aslinya.
Buku ini membahas kiprah Husseyn Umar (HU), seorang tokoh penting di bidang sastra dan hukum, yang dikenal rendah hati dan enggan menulis tentang dirinya sendiri. Buku ini menjadi semacam biografi apresiatif, disusun oleh para sahabatnya sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya, termasuk dalam menciptakan Mars UI "Buku, Pesta, dan Cinta". Buku ini juga memuat karya-karya HU sejak 1948 hing…
Buku ini membahas biografi Andi Muhammad Ghalib, khususnya perjuangannya memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) pada masa Orde Baru, termasuk upayanya mengadili mantan Presiden Soeharto. Buku ini mengungkap konflik internal elit pemerintahan terkait penanganan kasus Soeharto, serta tantangan yang dihadapi Ghalib sebagai Jaksa Agung dalam menegakkan supremasi hukum di tengah tekanan po…
Buku ini adalah memoar Trimoelja D. Soerjadi yang mengisahkan perjalanan hidup dan kariernya sebagai advokat, termasuk berbagai kasus hukum penting yang mencerminkan pergolakan hukum, politik, dan sosial di Indonesia. Buku ini disusun dari wawancara, dokumentasi pribadi Trimoelja, dan sumber lain, dengan tujuan menginspirasi generasi muda serta memperkaya pengetahuan praktisi hukum dan aktivis …
Booklet ini berisi perjalanan hidup Tetilarsih Harahap Sujanadwirya, tokoh Partai Kristen Indonesia (Parkindo).
Buku ini menggambarkan pengalamannya merawat korban meski ia sendiri terluka, serta menjadi refleksi mendalam tentang penderitaan, kemanusiaan, dan harapan akan perdamaia
Buku ini merupakan bagian dari seri Dari Penjara ke Penjara. Jilid kedua menceritakan tentang perjalanan Tan Malaka dari Shanghai, Hongkong, hingga kembali ke tanah air.
Buku ini merupakan bagian dari seri otobiografi Tan Malaka. Bagian Tiga mencakup peran Tan Malaka dalam usaha kemerdekaan Indonesia dan masa awal kemerdekaan. Tan Malaka merupakan tokoh yang terlihat dalam Perjanjian Renville.
Buku ini merupakan bagian dari seri Dari Penjara ke Penjara. Jilid pertama menuturkan tentang pergulatan Tan Malaka di penjara Hindia-Belanda dan Filipina.
Buku ini diterbitkan untuk memperingati Satu Abad Bung Hatta. Judul ini merujuk pada peran Bung Hatta dalam mencetuskan konsep "Kedaulatan Rakyat", yang tercermin dalam tulisan-tulisannya sejak 1931. Selain itu, buku ini juga menyoroti perannya sebagai "Bapak Koperasi Indonesia", yang diresmikan dalam Kongres Koperasi pertama pada 12 Juli 1947.