Buku ini adalah tinjauan komprehensif tentang tantangan yang dihadapi Indonesia pada akhir abad ke-20. Buku ini membahas isu-isu utama seperti hak asasi manusia, reformasi politik, hukum perburuhan, hak perempuan, seksualitas, hak adat atas tanah, korupsi yudisial, status Timor Timur, dan kebangkitan Islam—topik yang telah diperdebatkan sejak kemerdekaan 1945.
Buku ini membahas pemilu 2004 yang penuh dengan pembaruan, termasuk pemilihan presiden langsung, pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah, dan sistem proporsional dengan daftar terbuka.
Buku ini mengkaji hubungan antara hukum dan agama, membahas pertanyaan mendasar tentang cakupan dan dampaknya. Para kontributor, dari akademisi terkemuka hingga pemikir baru, menghadirkan perspektif beragam, dari konservatif hingga liberal, doktrinal hingga postmodernis, serta sekuler hingga religius.
Buku ini berisi penjelasan lengkap mengenai kumpulan keputusan yang diambil oleh Komisi Pemilihan Umum.
Buku ini mengenalkan ilmu sosiologi hukum melalui pendekatan hukum adat sebagai hukum yang hidup (living law) di Indonesia.
Buku ini mengevaluasi pelanggaran dan kecurangan yang terjadi selama Pemilihan Umum 1999 di Indonesia.
Buku ini mengulas pelanggaran dan kecurangan yang terjadi selama Pemilihan Umum 1999 di Indonesia.
Buku ini membahas pengaruh media terhadap pemilu 2009, di mana media independen cenderung mencitrakan negatif Yudhoyono-Boediono dan positif Kalla-Wiranto, meskipun pasangan Yudhoyono-Boediono tetap menang dengan dukungan lebih dari 60%.
Buku ini membahas pelaksanaan Pemilu 1971 di Indonesia, termasuk proses penyusunan, data, dan analisis pemilu.
Buku ini membahas pelaksanaan Pemilu 1955 di Indonesia, termasuk sistem pemilihan, peran partai politik, serta dampaknya terhadap demokrasi. Buku ini juga dilengkapi dengan undang-undang terkait, menjadikannya bahan pembanding untuk pemilu berikutnya.