Buku ini berisi bahan kuliah Ilmu Perbandingan Pemerintahan dengan beberapa pengulangan untuk menegaskan pendapat penulis yang berbeda dari pandangan umum.
Buku ini berisi bahan kuliah Ilmu Perbandingan Pemerintahan dengan beberapa pengulangan untuk menegaskan pendapat penulis yang berbeda dari pandangan umum.
Buku ini membahas konsensus nasional pada awal Orde Baru untuk mencegah perubahan UUD 1945 melalui Pasal 37 dengan sistem pengangkatan anggota MPR. Selain itu, juga diuraikan peran tokoh-tokoh militer dalam proses kembali ke UUD 1945, termasuk peran KSAD dalam merumuskan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.
Buku ini membahas kesadaran berkonstitusi dalam konteks sejarah, politik, dan hukum di Indonesia, terutama terkait UUD 1945.
Buku ini membahas rencana diskusi panel oleh Lembaga Kesadaran Berkonstitusi untuk meningkatkan pemahaman UUD 1945, yang tertunda karena situasi politik saat itu. Sebagai gantinya, diskusi dilanjutkan secara tertulis, dan hasilnya dikompilasi dalam publikasi kedua lembaga tersebut.
Buku ini membahas kondisi Indonesia yang berada dalam posisi rawan terhadap tekanan luar negeri dengan menggunakan kerangka teori Robert Rotberg tentang indikator "negara gagal". Buku ini mengulas berbagai persoalan sosial, politik, dan ekonomi yang menjadi tanda-tanda negara lemah menuju negara gagal, serta dampak kepemimpinan yang bimbang dalam menciptakan ketidakpastian perkembangan bangsa. …
Buku ini membahas akar historis dari kerusuhan Mei, dengan menyatakan bahwa perubahan sosial tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil akumulasi perubahan terus-menerus yang mereproduksi masa lalu sambil mengubahnya. Penulis menekankan bahwa sejarah itu sendiri yang “mengatur” revolusi, dan menggambarkan kontinuitas antara masa lalu dan masa kini melalui referensi sejarah an…
Buku ini membahas berbagai kebijakan dan isu penting dalam pemerintahan Indonesia pada masa awal kemerdekaan.
Buku ini adalah terjemahan Algemene Staatsleer yang membahas Ilmu Negara Umum. Terjemahan ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan pembaca Indonesia, meskipun masih mempertahankan istilah Latin dan Yunani tanpa banyak perubahan.
Buku ini merangkum pandangan para sarjana tata negara dari zaman kuno hingga modern, dengan fokus pada relevansinya bagi Indonesia. Ditulis untuk memberikan pemahaman yang ringkas namun jelas, buku ini menyesuaikan pemikiran global dengan konteks tata negara Indonesia.