Jurnal ini memuat refleksi peran agama dalam menghadapi krisis kemanusiaan modern, serta tantangan saat agama berkompromi dengan kekuasaan.
Jurnal ini menyoroti Pemilu 1992 dan tantangan demokrasi di Indonesia, termasuk peran rakyat, partai, ABRI, dan LSM.
Jurnal ini membahas pentingnya kritik dalam kehidupan demokratis dan kekhawatiran akan memburuknya budaya kritik di Indonesia.