Buku ini membahas secara ringkas dan lugas tentang bahaya sistemik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di Indonesia, yang telah merusak mental, kebijakan, dan keadilan sosial. Penulis menekankan urgensi pemberantasan KKN secara konkret dan tidak basa-basi demi mengembalikan kemandirian dan kesejahteraan bangsa.
Buku ini membahas korupsi di Indonesia dari sisi ekonomi dan mentalitas, berdasarkan kumpulan esai Kwik Kian Gie di harian Kompas (1999–2006). Ia mengangkat konsep “pikiran yang terkorupsi” untuk menjelaskan bagaimana cara berpikir yang menyimpang turut melanggengkan praktik korupsi. Buku ini menyoroti dampak mendalam korupsi terhadap kebijakan dan moral bangsa.
Buku ini membahas hubungan antara pribumi dan non-pribumi di Indonesia, upaya pembauran, serta pentingnya pemerataan kesempatan berusaha sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
Buku ini menyajikan informasi yang mudah dimengerti, dengan data yang tidak hanya berasal dari Laporan Audit Investigatif oleh BPK, tetapi juga dilengkapi dengan notulen rapat KSSK dan hasil pemeriksaan serta dengar pendapat oleh Pansus.