Buku ini membahas kehidupan dan karier B.J. Habibie, menyoroti perjuangannya melawan kritik dan oposisi selama masa kepresidenannya, serta kontribusinya dalam membangun sistem politik, ekonomi, dan sosial budaya Indonesia pasca-Orde Baru. Buku ini juga mengupas pemikiran, motivasi, dan warisan Habibie sebagai sosok yang kompleks namun visioner dalam sejarah politik Indonesia.
Buku ini membahas dwifungsi ABRI dengan menganalisis perkembangan dan penerapannya dalam empat fase utama: era revolusi fisik (1945-1949), demokrasi liberal (1950-1959), demokrasi terpimpin (1959-1965), dan Orde Baru.
Buku ini menelisik pemikiran dan kebijakan dari B.J. Habibie, tokoh yang sangat disalahpahami.