Buku ini mengisahkan perjalanan hidup Ahmad Syafii Maarif, yang dimulai dari kampung kecil Sumpur Kudus. Sejak kecil, ia menghadapi kesulitan besar, termasuk kehilangan ibunya saat berusia 18 bulan. Cerita ini menggambarkan tantangan dan perjuangannya dalam hidup.
Buku ini membahas pemikiran Ahmad Syafii Maarif, yang awalnya merupakan bagian dari buku "Cermin untuk Semua," namun dipisah dan dikompilasi menjadi buku tersendiri.