Buku ini berisi tulisan tentang peristiwa 1 Oktober 1965 (G-30-S/PKI) dan Sidang Istimewa MPRS 1967, yang membahas berbagai fitnah yang berkembang di kalangan masyarakat, baik yang mendukung maupun yang menentang G-30-S/PKI dan Presiden Sukarno. Penulis, yang merupakan salah satu tokoh militer, mengungkapkan betapa luasnya penyebaran fitnah terhadap para jenderal dan TNI pada masa itu, serta us…
Buku ini merupakan refleksi sejarah lahir dan perjalanan ABRI (sekarang TNI), dimulai dari pembentukannya pada 5 Oktober 1945 hingga berbagai peristiwa penting yang dihadapi dalam menjaga eksistensi Republik Indonesia. Ditulis dengan sudut pandang pribadi seorang tokoh yang terlibat langsung, buku ini menyoroti peran dan dinamika para pejuang serta pembentukan struktur awal militer Indonesia.
Buku ini berisi pemikiran dan pandangan A.H. Nasution tentang Orde Baru pada saat itu, yang baru berjalan beberapa tahun. Pidato ini memberikan pandangan yang mendalam dan kritis tentang perkembangan Orde Baru.
Buku ini disertai komentar dari Jenderal Abdul Haris Nasution. Buku ini berisi ketetapan-ketetapan yang dikeluarkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) yang dianggap sebagai tonggak konstitusional bagi Orde Baru. Buku ini diterbitkan pada awal-awal masa Orde Baru, ketika pemerintah sedang berusaha untuk membangun landasan hukum yang kuat bagi rezimnya.
Buku ini membahas taktik dan strategi peperangan klasik dan modern di Nusantara, yang disampaikan dalam Persidangan Antarabangsa Tamadun Melayu ke-II di Kuala Lumpur pada 16-20 Agustus 1989.
Buku ini membahas konsep, sejarah, tujuan, dan pengamanan kekaryaan ABRI, berdasarkan pengalaman pribadi penulis sebagai pimpinan ABRI, dengan tinjauan dari segi politik, mental, dan struktural.
Buku ini berisi ceramah Jenderal A.H. Nasution tentang peran ABRI dalam menegakkan demokrasi berdasarkan UUD 1945 serta bahaya komunisme, dengan fokus pada pemberontakan PKI dan pentingnya Orde Baru.
Buku ini membahas secara rinci Peristiwa 17 Oktober 1952, termasuk pergolakan antara Angkatan Darat, Presiden, Kabinet, dan Parlemen, serta peran dan tanggung jawab Kol. A. H. Nasution dalam peristiwa tersebut.
Buku ini membahas pembaruan *Memenuhi Panggilan Tugas* jilid 2 yang dipecah menjadi jilid 2A, dengan tambahan, perubahan bab, foto, dan lampiran, terutama terkait Serangan Umum 1 Maret 1949. Jilid ini menyajikan versi yang lebih lengkap dan bermanfaat sebagai sumber sejarah.